ada kaki untuk melangkah ada mulut berbicara dan jiwa untuk perasaan dan mimpi yang indah tapi kulelah mengejar bisu nyatakan inginku dan jiwa yang bimbang dalam semu fikiranku mungkin harus lupa insomnia akan agungmu tak mampu ku berjalan lagi karena malam segera tiba esok mungkin masih cerah ataukah lebih gelap dari malam kemarin tapi kufikir kau tetaplah kau dulu sekarang dan nanti
jika hanya selembar daun saja sudah bisa menutupi indahnya dunia, tapi kenapa aku tetap tidak bsa menyembunyikan simpati padamu. jika jarak jauhnya barat dan timur masih bisa berkomunikasi. tapi kenapa aku tidak bisa berkomunikasi lagi denganmu. mungkin kamu istimewa sekali bagiku. tapi tidak mungkin istimewa untukmu. Sulitnya kita.