ada kaki untuk melangkah ada mulut berbicara dan jiwa untuk perasaan dan mimpi yang indah tapi kulelah mengejar bisu nyatakan inginku dan jiwa yang bimbang dalam semu fikiranku mungkin harus lupa insomnia akan agungmu tak mampu ku berjalan lagi karena malam segera tiba esok mungkin masih cerah ataukah lebih gelap dari malam kemarin tapi kufikir kau tetaplah kau dulu sekarang dan nanti