Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Harapan Semu

ada kaki untuk melangkah ada mulut berbicara dan jiwa untuk perasaan dan mimpi yang indah tapi kulelah mengejar bisu nyatakan inginku dan jiwa yang bimbang dalam semu fikiranku mungkin harus lupa insomnia akan agungmu tak mampu ku berjalan lagi karena malam segera tiba esok mungkin masih cerah ataukah lebih gelap dari malam kemarin tapi kufikir kau tetaplah kau dulu sekarang dan nanti

Sulitnya Kita

jika hanya selembar daun saja sudah bisa menutupi indahnya dunia, tapi kenapa aku tetap tidak bsa menyembunyikan simpati padamu. jika jarak jauhnya barat dan timur masih bisa berkomunikasi. tapi kenapa aku tidak bisa berkomunikasi lagi denganmu. mungkin kamu istimewa sekali bagiku. tapi tidak mungkin istimewa untukmu. Sulitnya kita.

Selamat Pagi

mentari telah terbit sementara tidurku belum cukup mimpiku masih terbang indah dan tak ingin aku terlarut terus didalam bangkitlah di pagi yang baru ini sambutlah dengan jiwa yang baru melangkah dengan semangat yang kuat karena Tuhan masih memberi nafas karena Tuhan masih memberi mentari yang cerah ini karena Tuhan masih memberi kesempatan karena Tuhan akan mengambil semuanya kelak pada waktunya belai embun di daun sana sebelum hilang terbawa mentari serap sejuk udara pagi sebelum berganti selamat beraktivitas!

Ketika Kisah Lain Dimulai

waktuku usai permainan pun berlalu masa indah itu telah pergi harapan besar meninggalkan aku Tapi kisah lain pun dimulai lembaran masa depan telah dibuka tapi aku ragu untuk melangkah sementara dia harus tenggelam mati dalam kisah lalu dan sepertinya cahayanya mulai surut tidak tega melihatnya redup dan aku mungkin hanyalah umpama lilin yang menerangi digelapmu tapi pada akhirnya aku pun akan gelap bersamamu karena aku habis hanya untuk menjaga gelapmu mungkin kisah akan datang sejuk? ataukah lebih gersang? yang jelas kau adalah kisah yang indah kau adalah lembaran yang mengantarku menuju klimaks kisahku mungkin di akhir kau akan datang lagi? mungkin tidak akan terjadi tapi setidaknya kau telah menjadi bagian dari cerita ini

Bintangku

Tetaplah kau menjadi bintang walau tak selamanya bersinar malamku berwarna denganmu tapi kau jauh tinggi parasmu terbesit dalam auramu aku hanya mampu memandangmu dalam fikir akan rupahmu tak mampu aku menggapaimu meraihmu hanya utopia bagiku mungkin kau pun ingin meraihku juga tapi kita di tempat berbeda dalam batas atmosfer yang aku tidak tahu jaga terus pancaranmu dan aku akan merindukanmu dalam malam yang penuh warnamu karena kau begitu lama dalam waktuku dan tak bisa melepasmu

Fototropisme

Bukanlah malam jika tak gelap Tapi gelap belum tentu malam Namun setelahnya mentari akan menghadap Walau sebagian belahan lain tidak terpercik sinarnya Disaat itulah adaptasi untuk bertahan Seperti fototropisme tanaman Yang berjuang meraih cahaya Perjuangan meraih jalannya Atau ibarat kunang2 di malam Merajut sinar sendiri Untuk jalan gelap yang seram Terbang indah di malam hari Itulah hidup, mungkin! Entah kita akan menemukan terangnya? Ataukah kita yang harus merajutnya! Adakah kita mampu? Walau berat Meski beban Harus Semangat Tetap bertahan Sebab akan ada jalan Dan hidup adalah perjalanan Teruslah bermimpi walau sampai pagi Tetapi bangkitlah sebelum larut terbuai semunya mimpi

Bagimu Kisahmu, Aku tetaplah Aku

meriahnya padam begitulah kisahnya muncul fanatik untukmu diwarnai bermacam langkah nekat dihiasi nyanyian janji memukau saat itu pula game sudah dimulai tapi aku tidak cukup amunisi target empuk terpaksa lapuk lapang dada untuk mengurai ketidakberdayaan tak mampu aku terlibat dalam alur kisahmu tapi andil ku besar atas ikhlasku mencoba jadi yang biasa2 saja karena kufikir itu adalah hal yang luar biasa. cukuplah tersenyum bagiku dan kulafazkan "bagimu kisahmu dan aku adalah aku"

kau besar sekarang

kau besar masih menetek kau besar masih disuapi kau besar masih ngompol kau besar masih menangis kau besar masih menyontek kau besar masih dipangku kau besar masih digendong kau besar masih dicebok kau besar masih lemah kau besar masih bersedih kau besar harus berjiwa besar #

Tempat terindah, Anugerah terindah

Terkadang sulit Tapi jadilah yang bisa menghadapinya Sebab tantangan yang dihadapi Sudah diukur sesuai kemampuan Dan yakin dan sabar adalah motivasi Tapi terkadang Tuhan hanya dianggap pelarian Dan lebih kejam lagi bagi yang menjadikanNya sebagai tempat curhat Dari setiap tantangan Namun jiwa adalah tempat yang terindah Untuk merenung Akal yang luar biasa Namun terkadang Utopis ibarat Atlantis Karena itu Tuhan menganugerahkan Masih pantas kah menjadikanNya sebagai pelarian saja? Atau sebagai curhat saja? #

Tetap(i) Semangat

Teriak akan kegaduhan jiwa, tetapi Terbungkam oleh semangat, tetapi Semangat saja tidak cukup , tetapi Tindakan selalu menggelitik. tetapi Terasing di antara keramaian, tetapi Ketakutan langkah tetap ada, tetapi tetapi, tetapi, tetapi sepertinya tidak ada kata tetapi lagi.

Balutan Keraguan

Dalam balutan keraguan Hanya ada harapan semu Sedangkan kaki harus melangkah Tapi phobia akan negeri yang kacau Tak pantas untuk katakan "give up" Tapi nyali berteriak "atur saja" Meninggalkan kepastian materi Tapi mencari materi yang lebih pasti lagi Adakah ini harapan Atau sebuah kebodohan Atau nyali untuk yang lebih menantang Kesulitan Kegagalan Kesedihan Kepedihan Hanya terjadi ketika terus memikirkan sulit, gagal, sedih dan pedih yang akan dihadapi Sementara keraguan pun menghantui jalan tak selamanya mulus jalan tak selalu lurus jalan tak pasti halus dan jalan penuh ragu harus pupus

Selalu Tantangan

Akan berhadapan dengan tantangan yang menantang Dan penetrasi dalam komunitas orang penting yang mementingkan diri Akan menikmati sebuah konsekuensi yang membawa konsekuensi Hingga mengalami keraguan dalam langkah yang meragukan Karena diam tidak akan mengubah apa pun Dan apa yang telah terjadi bukan berarti jejak dosa sejarah Karena setiap generasi ada masanya Dan dalam masa selalu ada tantangan Bahkan pohon yang tinggi akan selalu bersama angin kencang.

Rasa Gelapku

tanpa alasan merindukan malam sebab pasti akan datang juga tapi bintang-bintang harus datang saat malam gelap tanpa cahaya untuk menerangi jiwa yang lelap memberi jalan terang kepada angin tetapi di belahan lain dia tak berarti karena disana ada cahaya yang lebih terang apakah untuk terang harus gelap lebih dulu ataukah untuk bisa terang harus ada yang menjadi gelap dan apakah kegelapan memang harus ada ataukah terang dari gelap yang pekat aku bersamamu sang gelap untuk setia bersama kebisuan mungkin aku sedang tertawa bersamamu dalam kegeliaan pada sandiwara yang busuk dan aku tak ada energi untuk berperang melihat yang terang sering disangka gelap untuk aku yang hanya bisa tidur lelap menutup mata saat gelap dianggap terang