Langsung ke konten utama

Rasa Gelapku

tanpa alasan merindukan malam
sebab pasti akan datang juga
tapi bintang-bintang harus datang
saat malam gelap tanpa cahaya

untuk menerangi jiwa yang lelap
memberi jalan terang kepada angin
tetapi di belahan lain dia tak berarti
karena disana ada cahaya yang lebih terang

apakah untuk terang harus gelap lebih dulu
ataukah untuk bisa terang harus ada yang menjadi gelap
dan apakah kegelapan memang harus ada
ataukah terang dari gelap yang pekat

aku bersamamu sang gelap
untuk setia bersama kebisuan
mungkin aku sedang tertawa bersamamu
dalam kegeliaan pada sandiwara yang busuk

dan aku tak ada energi untuk berperang
melihat yang terang sering disangka gelap
untuk aku yang hanya bisa tidur lelap
menutup mata saat gelap dianggap terang




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulitnya Kita

jika hanya selembar daun saja sudah bisa menutupi indahnya dunia, tapi kenapa aku tetap tidak bsa menyembunyikan simpati padamu. jika jarak jauhnya barat dan timur masih bisa berkomunikasi. tapi kenapa aku tidak bisa berkomunikasi lagi denganmu. mungkin kamu istimewa sekali bagiku. tapi tidak mungkin istimewa untukmu. Sulitnya kita.

Ketika Kisah Lain Dimulai

waktuku usai permainan pun berlalu masa indah itu telah pergi harapan besar meninggalkan aku Tapi kisah lain pun dimulai lembaran masa depan telah dibuka tapi aku ragu untuk melangkah sementara dia harus tenggelam mati dalam kisah lalu dan sepertinya cahayanya mulai surut tidak tega melihatnya redup dan aku mungkin hanyalah umpama lilin yang menerangi digelapmu tapi pada akhirnya aku pun akan gelap bersamamu karena aku habis hanya untuk menjaga gelapmu mungkin kisah akan datang sejuk? ataukah lebih gersang? yang jelas kau adalah kisah yang indah kau adalah lembaran yang mengantarku menuju klimaks kisahku mungkin di akhir kau akan datang lagi? mungkin tidak akan terjadi tapi setidaknya kau telah menjadi bagian dari cerita ini

Harapan Semu

ada kaki untuk melangkah ada mulut berbicara dan jiwa untuk perasaan dan mimpi yang indah tapi kulelah mengejar bisu nyatakan inginku dan jiwa yang bimbang dalam semu fikiranku mungkin harus lupa insomnia akan agungmu tak mampu ku berjalan lagi karena malam segera tiba esok mungkin masih cerah ataukah lebih gelap dari malam kemarin tapi kufikir kau tetaplah kau dulu sekarang dan nanti